Jumat, 19 November 2010

Unsur Penting dalam Desain Grafis

Unsur Penting dalam Desain Grafis

Kreatifitas dalam desain grafis adalah mutlak. Kreatifitaslah yang membuat karya desain grafis menjadi mahal. Karena di dalam kreatifitas tedapat ide, estetika dan komunikasi. Ke tiga unsur ini adalah sebagai kreatifitas yang utuh, lengkap dan sempurna di dalam konsep komunikasi desain grafis.

Ide tanpa eksekusi yang baik dan menarik (estetika) tidak ada gunanya, ide dan estetika yang bagus tanpa disertai komunikasi yang benar juga sia-sia. Ke tiga unsur ini malah menjadi sesuatu yang mutlak bila kita ingin karya desain kita maksimal secara fungsi yaitu menarik dan menjual.

Contohnya, bila kita membuat desain brosur, berarti brosur tersebut akan menarik bila dalam 5 detik awal orang tertarik ingin melihat lalu menyentuh dan membaca brosur tersebut. Desain brosur yang menjual berarti adalah tahapan selanjutnya setelah melihat/membaca, konsumen mengerti isi / pesan brosur lalu penasaran terhadap produk yang diinfokan/dipromosikan di dalam brosur. Pengertian menjual disini adalah bukanlah dalam bentuk transaksi, tapi ketertarikan konsumen untuk mengetahui lebih jauh tentang produk dan ingin mencobanya.

Peran “copywriting / naskah” dalam hal ini memang sangat penting. Mau desainnya bagus dan semenarik apapun, bila naskah tidak mendukung ya sama juga bohong.

Unsur menarik terdapat pada komunikasi visual/desain, unsur menjual terdapat pada desain + naskah.

Memang menjadi tantangan tersendiri bagi desainer grafis ketika naskah yang diberikan tidak memiliki nilai jual. Cara penulisan dan isi tidak mendukung pesan / komunikasi produk, tidak mendukung konsep “Tone and manner” desain grafisnya. Wah, kalau sudah begini memang repot sih, akhirnya kalau memang ga bisa dikompromiskan, apa boleh buat akhirnya kita tetap bikin desain yang ok, bagus, tapi naskah tidak mendukung…

Bayangkan coba, desain brosur ditujukan untuk remaja, tapi naskahnya dengan gaya penulisan “bapak-bapak”, serius. Ya, biarpun desainnya bagus dan menarik buat remaja, tapi kalau mereka ga mau baca isinya gimana…piye tokh!?

Mudah-mudahan ketika kita mendapat order desain, ga mendapat kendala seperti contoh di atas ya…..

sumber:klubdisainer.blogspot.com

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar