Selasa, 06 Juli 2010

Menggunakan Kredit Tanpa Agunan Sesuai Kebutuhan

Pinjaman Tanpa Agunan Pasti Anda sudah familiar. Anda bisa mendapatkan pinjaman tanpa mengagunkan suatu barang. Hanya cukup menunjukkan struk gaji atau penghasilan bulanan, bahkan limit kartu kredit, dana tunai bisa didapat.

Mereka tidak memiliki harta yang "cukup" untuk bisa dijaminkan. Nah, disinilah bank lalu mengeluarkan produk kredit yang tidak mensyaratkan adanya jaminan, dan * lebih bagus lagi kalau * pinjaman tersebut bisa digunakan untuk tujuan apa saja. Produk kredit seperti ini disebut Pinjaman Tanpa Agunan atau Kredit Tanpa Agunan (selanjutnya kita sebut KTA).

Pinjaman Tanpa Agunan atau KTA dapat diajukan oleh siapa pun, baik karyawan, profesional, maupun wirausahawan. Termasuk Anda. Bedanya dari produk pinjaman biasa, nilai pinjaman Anda dibatasi. Ini karena tidak adanya harta yang dijaminkan sehingga otomatis risiko bank sebagai pemberi pinjaman akan semakin tinggi. Di sinilah biasanya nilai pinjaman pada produk KTA dibatasi, yaitu antara Rp 5 juta sampai dengan Rp 50 juta saja, atau maksimal sekitar tiga kali gaji. Jangka waktu kreditnya juga dibatasi agar tidak terlalu panjang, yaitu antara 1 sampai dengan 3 tahun.

Pinjaman Tanpa Agunan atau KTA dapat Anda manfaatkan untuk tujuan apa saja. Anda bisa menggunakannya untuk tujuan konsumtif, seperti membayar biaya pendidikan anak Anda, membiayai pernikahan, atau merenovasi rumah. Di samping itu Anda bisa juga menggunakan KTA untuk tujuan produktif seperti membiayai modal awal suatu usaha, membeli persediaan barang dagangan, membeli mesin, membeli perlengkapan kantor, atau membiayai kebutuhan modal kerja lainnya.

Bisa juga Anda memanfaatkan Pinjaman Tanpa Agunan atau KTA untuk melengkapi atau menutupi kekurangan dana dari pinjaman lainnya bila Anda memang memilikinya. Sebagai contoh, bila sebelumnya Anda memiliki pinjaman di bank di mana rumah Anda disertakan sebagai jaminannya, Anda masih tetap dapat mengajukan KTA. Yang penting penghasilan Anda (setelah dipotong biaya rumah tangga dan biaya lainnya, termasuk didalamnya biaya cicilan kredit bank yang sudah Anda miliki sebelumnya) masih cukup untuk membayar cicilan Pinjaman Tanpa Agunan atau KTA.

Atau bila Anda ingin membeli rumah baru secara kredit melalui KPR (Kredit Pemilikan Rumah), maka bank biasanya tidak akan membiayai seluruhnya. Ia akan meminta Anda membayar uang muka dari Anda sebesar sekitar 30%, dan sisanya dibiayai oleh bank untuk lalu Anda cicil. Nah, bila Anda tidak memiliki uang muka yang 30% itu, Anda bisa mendapatkannya dengan mengambil KTA.

Dengan demikian, Pinjaman Tanpa Agunan atau KTA dapat memenuhi tujuan keuangan apa saja sehingga dapat digunakan dalam situasi dan kondisi kebutuhan Anda.

Jadi, lihat dulu situasi dan kondisi keuangan Anda sebelum Anda mengambil KTA. Karena produk kredit “ seharusnya”  dibuat untuk memudahkan hidup Anda, bukan malah memperberat Anda. Jumlah yang Anda pinjam seharusnya sudah dipertimbangkan pula dengan kemampuan Anda membayar. jadi tidak besar pasak daripada tiang.



http://www.cyberforums.us/
Temukan semuanya tentang Pasang Iklan, bisnis, Iklan Baris, iklan gratis

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar