Rabu, 07 Juli 2010

Menyatukan Unsur Taman Ke Dalam Rumah Minimalis



Sejak beberapa tahun lalu rumah minimalis dan taman minimalis menjadi trend perumahan yang menjadi pilihan favorit para konsumen rumah yang menjadi simbol baru kehidupan masyarakat kosmopolitan, yang merupakan refleksi cara hidup – berpikir – dan bekerja masyarakat urban yang serba praktis, ringan, efisien, dan penuh kesederhanaan.

Rumah dan taman merupakan nilai sosial budaya masyarakat terhadap alam dan kehidupan tempat tinggalnya. Dimana rumah merupakan tempat hunian – beristirahat – bersosialisasi –berkeluarga – dan beribadah. Sedangkan taman merupakan cermin energi alam, dan sumber kehidupan. Bilamana rumah dan taman dirancang sebagai satu kesatuan yang harmonis akan memberikan energi kehidupan kepada penghuninya.

Konsep rumah minimalis dan taman bertujuan untuk meningkatkan nilai suatu ruang keseluruhan untuk eksterior dan interior dengan mengurangi segala sesuatu yang berlebih di dalam ruang tersebut. Konsep minimalis menunjukkan gaya hidup yang praktis, dinamis, ringkas, efektif, dan efisien, yang diterapkan dalam semua aspek kehidupan termasuk arsitektur bangunan rumah, interior ruang, dan eksterior taman.

Kolaborasi rumah dan taman minimalis merupakan perpaduan media komunikasi antara arsitektur dan lansekap dengan bentuk kekontrasannya, keras-lunak, kaku-lembut, geometris-dinamis, serta antara buatan manusia atau budaya dengan alam.

Typical rumah minimalis mempunyai sumber pencahayaan alami dari jendela, pintu, dinding transparan, keteduhan pohon, komposisi tanaman dan perkerasan, yang tepat akan menghadirkan bayangan obyek-obyek dari sinar matahari yang terpantul di dinding sebagai elemen estetis alami tersendiri. Sedangkan dari permainan tata cahaya lampu sangat artistik, baik lampu sorot, lampu tanam, hingga lampu gantung dengan bentuk-bentuk geometris, akan menghidupkan suasana malam hari di rumah minimalis.

Penataan rumah dan taman minimalis mensyaratkan keseluruhan tampilan yang harmonis, perpaduan antara material keras, struktur eksotis fisik bangunan dan tanaman, warna-warni eksotik, serta elemen pendukung (seperti: lampu, kolam, bangku, patung, perabot). Minimalis mensyaratkan keselarasan bahan, bentuk, warna, dan tekstur dengan kesan ingin yang disampaikan, hangat, intim, romantis, alami, atau futuristik. Permainan warna dengan tema monokromatik seperti gradasi satu-dua warna primer menciptakan kesatuan ruang antara rumah dan taman.


Taman berperan penting memasukkan keindahan dan keselarasan alam ke dalam bangunan dan menyatukan dengan lingkungan alam sekitar. Kehadiran unsur air dalam bentuk kolam geometris dan berupa air tenang, air terjun, atau air semprot (efek kabut) menghadirkan keheningan dan kesejukan terhadap ruang dan penikmat ruang tersebut.

Kesatuan rumah minimalis dan taman keduanya harus saling menyatu membentuk tatanan ruang luar, bangunan, dan ruang dalam yang seimbang, saling berjalinan secara harmonis, dan tidak saling mendominasi. Pembagian ruang sangat efisien, fungsional, dan jelas hierarkinya, serta mengurangi berbagai kebutuhan ruang yang tidak penting.

Menyatukan rumah minimalis dan taman akan menghadirkan sebuah lingkungan rumah yang tenang dan menyejukkan.



http://www.citraindahrumahku.com
Temukan semuanya tentang Pasang Iklan, bisnis, Iklan Baris, iklan gratis

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar