Rabu, 04 Mei 2011

Jangan Banyak Minum Softdrink

Health - Makan siang ditemani segelas soft drink yang dingin memang menyegarkan! Tapi setelah membaca artikel ini, dijamin anda akan mulai mengurangi minuman bersoda ini.

Menurut Wikipedia, softdrink atau minuman ringan identik dengan minuman kemasan dengan kadar pengawet dan soda dalam jumlah tertentu. Minuman jenis ini menjadi pilihan banyak orang dan disukai karena sifatnya yang mudah didapatkan, mudah disimpan dan mudah dibawa. Padalah, kalau kita jeli, dalam sekaleng soft drink terdapat bahan-bahan yang merugikan kesehatan kita. Tidak percaya?

Salah satu bahan yang dianggap merugikan kesehatan dalam soft drink adalah soda. Bahkan para ahli diet pun tidak merekomendasikan minuman diet dengan soda karena jelas-jelas bahan ini tidak berguna bagi proses diet kita. Soda bahkan menjadi senyawa utama rusaknya lapisan email pada gigi, dan dalam jangka waktu panjang menyebabkan kerusakan pada jantung.

Gelembung yang dihasilkan dalam minuman bersoda tentunya bersifat asam. Jika dikonsumsi terus menerus dalam jangka waktu lama, asam ini dapat mengikis dinding lambung, menyebabkan kerusakan system pencernaan, menyebabkan osteoporosisi dan kerusakan gigi. Minuman bersoda ini juga punya kandungan kalori dan zat gula yang tinggi. Sehingga mengkonsumsinya dalam jumlah sedikit saja dapat membuat anda harus ekstra keras berolahraga untuk membuangnya lewat urin dan keringat.

Selain itu, kandungan zat pengawet dalam minuman jenis ini tidak baik untuk kesehatan. Pada umumnya digunakan zat natrium benzoat dan sodium benzoate untuk mengawetkan minuman kaleng. Zat-zat ini akan berdampak langsung pada rusaknya ginjal dan mengurangi kemampuan tubuh memproduksi imunitas yang maksimal. Bagaimana, masih tertarik minum soft drink?


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar