Senin, 16 Agustus 2010

Fitness Bisa Mengurangi Kesuburan Wanita



Perempuan yang keranjingan berlatih kebugaran di tempat kebugaran berhati-hatilah. Sebuah penelitian menunjukkan terlalu banyak waktu di tempat kebugaran dapat mengurangi peluang wanita memiliki anak.

Peneliti menemukan bahwa latihan sehari-hari yang dilakukan di tempat kebugaran memicu tingkat kelelahan yang tinggi yang membuat masalah gangguan kesuburan meningkat tiga kali lebih banyak.

Pakar kesehatan sepakat latihan fisik memiliki manfaat kesehatan. Namun latihan yang terlalu banyak justru menguras energi dan bisa mengganggu rencana kehamilan yang sukses. Penemuan tersebut dilakukan oleh Norwegian University of Science and Technology terhadap 3.000 perempuan.

Dalam survei itu, para wanita ditanyai tentang frekuensi, durasi dan intensitas dari latihan di tempat kebugaran mereka antara tahun 1984 dan 1986. Dalam 10 tahun kemudian peneliti menanyakan lagi masalah kehamilan mereka.

Ketua tim peneliti Sigridur Lara Gudmundsdottir mengatakan, ada dua kelompok wanita yang mengalami peningkatan risiko infertilitas yakni mereka yang melakukan hampir setiap hari atau mereka yang latihan sampai benar-benar kelelahan.

Bahkan dengan mengabaikan faktor umur, berat badan, status perkawinan atau hobi merokok, peneliti menemukan perempuan yang berlatih keras itu punya risiko gangguan kesuburan hingga 3 kali lipat.

Perempuan yang lebih muda lebih rentan terhadap risiko ini. Sementara perempuan usia di bawah 30-an tahun hampir seperempatnya tidak bisa hamil selama tahun pertama mereka berusaha, dibandingkan dengan rata-rata kehamilan nasional sekitar tujuh persen.

Namun dampak negatif dari rutinitas fitness ini tidak menjadi permanen. "Karena mayoritas perempuan yang disurvei pada akhirnya bisa memiliki anak juga," kata Gudmundsdottir seperti dilansir Telegraph.

"Perempuan yang disurvei pertengahan tahun 1980-an itu akhirnya memiliki anak-anak di tahun 1990-an," lanjutnya.

Tidak diketahui apakah perempuan yang tadinya sulit mendapat anak itu mengubah aktivitasnya atau melakukan perbaikan hormon.

Gudmundsdottir menyarankan wanita yang menginginkan bayi harus tetap menjaga kebugarannya tetapi jangan melakukan latihan yang begitu esktrim.


http://forum.kafegaul.com/
Temukan semuanya tentang Pasang Iklan, bisnis, Iklan Baris, iklan gratis

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar