Senin, 18 April 2011

The Seven Years Itch Pernikahan

Relationship - Pernah dengar ungkapan di atas? The Seven Years Itch kalau diartikan secara harafiah kurang lebih adalah tujuh tahun yang gatal alias tujuh tahun yang tidak nyaman. Ini adalah sindiran khas orang Eropa pada pasangan yang baru menikah, biasanya selama tujuh tahun pertama usia pernikahan adalah masa rawan. Masanya untuk saling mencocokkan satu sama lain, masa untuk saling memberi ruang pengertian, masa untuk saling memaafkan dan menahan diri serta membangun kepercayaan pada pasangan. Di masa inilah kerap terjadi ketidakpuasan, kekecewaan sampai perselisihan.

Penyebab ketidak cocokan dalam berumah tangga biasanya beragam. Mulai dari perbedaan usia individu yang berpengaruh pada pola pikir dan perilaku dalam menghadapi permasalahan, perbedaan suku dan rasa dan juga perbedaan agama mampu menjadi hal-hal yang dipermasalahkan dalam berumah tangga. Disinilah bisa muncul celah untuk masuknya orang ketiga. Celah ini biasanya dianggap sebagai sebuah pelarian dari ketidak puasan dan kekecewaan pada pasangannya.

Kasandra kembali mengingatkan akan pentingnya komitmen sejak pertama mengucapkan janji menikah. Menjaga komitmen itu menurut Kasandra adalah sebuah bentuk kedewasaan dan kesadaran penuh dari setiap individu yang terikat di dalamnya. “Mereka yang punya komitmen tinggi tidak akan membiarkan adanya suatu perasaan, seperti misalnya jatuh cinta lagi kepada orang lain. Nah, ketika perasaan itu mulai terjadi, langsung dibuang jauh-jauh! Mungkin saja mereka jatuh cinta tapi langsung diabaikan perasaan itu,” ujarnya.

Simone Signoret, seorang penulis terkenal dari Perancis, di salah satu novelnya menulis, "Rantai tidak mengikat perkawinan, melainkan mata rantainya. Ratusan mata rantai yang dikait setiap hari oleh mereka berdua, yang mengikat terus selama bertahun-tahun. Itulah yang membuat perkawinan bertahan, bukan gairah dan bahkan juga seks!” Signoret menilai bahwa kekuatan seseorang untuk membuatnya selalu jatuh cinta pada pasangannya, jauh lebih kuat dari daya tarik manapun termasuk hubungan jasmani yang kerap mewarnai hubungan-hubungan perselingkuhan. Dengan memaknai komitmen dan rasa cinta mereka setiap hari, Signoret yakin bahwa sebuah pernikahan akan selamat dari gempuran cobaan dan mampu menerima pasangannya apa adanya.

Bagaimanapun sebuah pernikahan melibatkan dua individu, dimana ketika keduanya diikat dalam rumah tangga maka akan muncul hak dan kewajiban baru.

Temukan semuanya tentang Pasang Iklan, bisnis, Iklan Baris, iklan gratis

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar