Jumat, 13 Agustus 2010

Tips Fundamental dalam Saham dan Forex


Dalam mekanisme pasar foreign-exchange market (forex) bergantung pada dua tipe analisis dasar yang digunakan dalam pasar saham: Analisis Fundamental dan Analisis Teknikal. Penggunan analisis teknikal dalam forex kurang lebih lebih sama : harga diasumsikan merefleksikan semua berita dan grafik sebagai objek utama dari analisis teknikal. Namun tidak seperti perusahaan, negara tidak memliki neraca keuangan, sehingga bagaimana analisa fundamental bisa dilakukan pada mata uang?

Karena analisis fundamental adalah mengenai bagaimana melihat nilai interinsik dalam sebuah investasi, dalam penerapannya pada pasar forex dilakukan dengan menganalisis kondisi ekonomi yang mempengaruhi nilai mata uang suatu negara. Untuk yang baru belajar atau Kursus Forex, disini kita akan melihat beberapa faktor fundamental utama yang berperan dalam pergerakan mata uang.

Indikator-indikator Ekonomi

Indikator ekonomi adalah laporan yang dirilis oleh pemerintah maupun organisasi swasta yang memberikan rincian mengenai kinerja ekonomi negara. Laporan ekonomi merupakan salah satu laporan dari kesehatan ekonomi suatu negara yang diukur secara langsung, namun perlu diingat bahwa banyak faktor dan kebijakan akan memberikan dampak pada kinerja ekonomi negara.

Laporan ini dirilis pada waktu yang telah dijadwalkan, memberikan pasar indikasi apakah ekonomi sebuah negara telah meningkat atau menurun. Dampak dari laporan ini dapat dibandingkan dengan bagaimana laporan pendapatan, pelaporan perusahaan ke badan pengawas pasar modal dan laporan lainnya yang dapat mempengaruhi sekuritas. Dalam forex, seperti dalam pasar saham, adanya pergerakan diluar kondisi normal dapat menyebabkan pergerakan harga dan volume yang besar.

Anda dapat mengenali beberapa laporan ekonomi, seperti angka pengangguran, yang terpublikasi dengan baik. Yang lainnya, seperti statistik perumahan. Namun, setiap indikator memiliki tujuan tertentu dan akan sangat berguna. Disini kita akan memberikan garis besar empat laporan utama, beberapa diantaranya dipergunakan sebagai perbandingan indikator fundamental yang digunakan oleh investor ekuitas :

Gross Domestic Product (GDP)

GDP dianggap sebagai pengukur ekonomi suatu negara dan merupakan total nilai pasar yang terdiri dari produksi barang dan jasa suatu negara selama periode tertentu. Angka GDP seringkali dianggap sebagai indikator lagging (indikator menyusul), kebanyakan trader fokus pada dua laporan yang dirilis beberapa bulan sebelum laporan GDP final: laporan GDP advanced – rilis pertama dan laporan preliminary – revisi pertama. Revisi signifikan antara laporan ini dapat menyebabkan votalitas.

Retail Sales (Penjualan Ritel)

Laporan penjualan ritel mengukur total penerimaan seluruh riteler dalam suatu negara. Pengukuran ini berdasarkan dari sample toko ritel diseluruh negara. Laporan ini sangat berguna karena merupakan indikator dari pola belanja konsumen setelah penyesuaian musim. Laporan ini dapat digunakan untuk memprediksi kinerja dari indikator lagging dan menilai arah perekonomian. Revisi laporan advance dan penjualan ritel akan menyebabkan volalitas.

Untuk lebih mendalami tentang forex dan saham. Anda dapat mengikuti Kursus Forex dan saham.

mahadanalearning.com

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar