Senin, 06 September 2010

Cara Kerja Jewels Pada Sebuah Jam Tangan




Apa tujuan jewels di di dalam jam? apa ada kaitannya dengan kualitas jam tersebut? Dalam posting kali ini saya coba bahas sepintas mengenai pertanyaan-pertanyaan tersebut.

Jam- jam tangan yang baik biasanya menggunakan jewels dalam movement mereka (biasanya batu rubi dan sekarang diganti dengan sintetik rubi). Jewels ini memiliki fungsi yang penting dalam kelancaran pergerakan movement jam tersebut. Jenis jewels ini dipilih untuk tujuan mengurangi friksi saat antar parts dalam movement yang saling bergesekan secara terus menerus. Rubi dipilih karena kekerasannya dan juga karena permukaannya yang halus. Warna asli rubi yang merah masih dipertahankan sampai sekarang. Kombinasi inilah yang membuat jewels dari rubi adalah pilihan yang terbaik.

Berikut adalah bentuk dan manfaat jewels yang pasti ada dan digunakan dalam movement:

1. Hole jewel: jewel berbentuk donat sebagai dasar dari bearing yang berputar.

2. Pallet stone jewel: jewel berbentuk kotak bata, jewel ini bertugas untuk menahan dan melepas escape wheel. Gear pada escape wheel berbentuk aneh seperti sepatu boot.

3. Roller jewel: Jewel ini berada pada roda balance yang bergerak maju-mundur (bolak-balik).

4. Hole and Cap Jewels: Penggabungan flat jewel dan hole jewel diletakkan didasar as bearing.

Sebagai catatan bahwa movement automatic dan movement dengan penambahan fungsi seperti chronograph dan calendar, dapat memiliki jumlah jewels yang jauh lebih banyak. Sebagai contoh, jam IWC Il Destriero Scafusia (diklaim sebagai the most complicated wristwatches) memiliki total 76 jewels untuk mengakomodasi fungsi-fungsi waktu, perpetual calendar, chronograph rattrapante, repeater dan tourbillon, dan jam ini adalah jam manual winding!

Benarkah semakin banyak jewels semakin baik?

Tidak selalu. Seperti yang sudah dijelaskan diatas, tipikal jam-jam manual movement saat ini hanya membutuhkan 17 jewels. Beberapa jam-jam high grade atau yang memiliki movement yang sangat tipis akan memiliki penambahan jewel untuk meningkatkan kualitas dan kepentingan konstruksi, namun tidak akan lebih dari 21-23 jewels. Karena prinsipnya, jewels hanya digunakan untuk mengakomodasi pergerakan parts yang constant dan frekwensi tinggi sehingga part penggerak tanggal, jam dan menit tidak memerlukan jewels.

Movement automatic akan menambahkan 4-8 jewels untuk membantu transfer energi yang efisien dari rotor untuk menggerakkan mainspring. Pada tahun 70-an, publik dikejutkan dengan keluarnya beberapa jam tangan dengan menggunakan jewels yang luar biasa banyak. Masyarakat masih bisa dipengaruhi pendapat masyarakat jaman dulu (sebelum 1900) bahwa semakin banyak jewels semakin bagus dan mahal jam tersebut. Hal ini dulu memang benar karena sebelum tahun 1900, jewels memang dibuat dari batuan rubi yang sebenarnya, jadi semakin banyak rubi yang digunakan akan semakin mahal. Namun sekarang sudah tidak ada lagi batuan rubi yang alami, semuanya menggunakan rubi sintetik atau sering juga disebut Corrundum.


Dari penjelasan singkat ini mudah-mudahan anda mendapat sedikit informasi agar menjadi jelas apa itu jewels dan apa fungsinya.


http://jamkuno.blogspot.com
Temukan semuanya tentang Pasang Iklan, bisnis, Iklan Baris, iklan gratis

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar